Sabtu, 06 Juni 2015

Day 2 : Part 2 : Membuat Kartu Ucapan Sayang




Nama : Andreas
Nim : 1701334383
Kelas : LC56


Dan setelah kegiatan membuat origami kegiatan kedua adalah membuat Kartu Ucapan dan kegiatan ini dibimbing oleh saya sendiri dan Vania. Dan kami pun memulai dengan memperkenalkan diri dalam bahasa Jepang. Setelah itu kami membagikan kertas karton dan alat-alat untuk membuat kartu ucapan tersebut.Setelah itu saya dan Vania memberi demo membuat kartu ucapan tersebut untuk orang yang mereka sayang dan dari kegiatan ini kreatifitas anak-anak terlihat mereka menggambar berbagai gambar yang lucu dan kalimat untuk orang yang mereka sayang seperti "I Love Mom and Dad", dan juga untuk keluarganya ataupun sahabatnya. Dan anak-anak terlihat sangat antusias dalam membuat kartu ucapan dan mewarnai kartu ucapan tersebut dengan warna-warna yang cerah dan lucu. Dan dari kegiatan membuat kartu ucapan tersebut kami mengajarkan anak-anak untuk mencurahkan perasaan mereka terhadap orang yang disayangi dan memberikannya kepada orang yang disayang.

Dan itulah kegiatan kami selama 2 hari di bimbel Petak Asem. Saya dan kelompok saya pun bersyukur karena mendapatkan pengalaman yang berharga dari tugas TFI ini karena kami bisa berbagi ilmu dan pengetahuan kepada sesama yang membutuhkan. Dan kami pun memberi pesan kepada anak-anak agar selalu patuh kepada orang tuanya dan rajin belajar agar kelak dapat menjadi penerus bangsa yang baik.












Day 2 : Part 1 : Membuat Origami



Nama : Andreas
Nim : 1701334383
Kelas : LC56


Dan di hari kedua pada tanggal 26 April 2015 kami berangkat menuju Bimbel Petak Asem di jakarta Utara dan kami memulai acara dari jam 13.00 WIB. Dan kami pun mengajar anak- anak tentang keterampilan Jepang yaitu membuat origami. Kegiatan ini dipandu oleh Anatasia. Anatasia pun memperkenalkan dirinya dalam bahasa Jepang dan mengajarkan anak-anak membentuk beraneka ragam binatang dari kertas origami  seperti : Kelinci, Tikus, dan juga bunga tulip. Setelah membagikan kertas origami Anak-anakpun terlihat antusias namun juga kesulitan dalam mempraktekan melipatorigami tersebut dan kami selalu siap untuk membantu anak-anak tersebut. Dan dari kegiatan melipat origami ini kami mengajari anak-anak akan salah satu kesenian jepang yang populer dan mengembangkan kreatifitas dalam diri mereka.
















Day 1 : Part 2 : Membuat Sushi


Nama : Andreas
Nim : 1701334383
Kelas : LC56

Dan setelah acara bernyanyi dan belajar bersama yang menguras energi pasti membuat perut anak-anak menjadi lapar dan kami pun punya solusinya yaitu membuat sushi dan anak-anak terlihat antusias dan penasaran akan sushi. Dan kami pun menyiapkan bahan yang dibutuhkan selama membuat sushi yaitu : Nori (rumput laut), nasi, mentimun, nugget, dan supaya cocok untuk lidah orang indonesia kamipun menambah abon sebagai pelengkap dan diberi topping mayonaisse.

Kegiatan ini dibimbing oleh Stephanie dan Stella, pertama-tama mengajarkan kepada anak-anak apa itu sushi dan kandungan gizi apa aja yang ada pada sushi dan kami mengajak anak-anak untuk membersihkan tangannya dan menggunakan hand gloves agar tidak terkontaminasi oleh bakteri  ,kemudian kami membagikan bahan-bahan sushi dan cara pembuatnnya meletakkan nasi diatas nori kemudia diisi dengan mentimun, sosis, nugget, dan abon setelah itu digulung dan dipotong lalu diberi topping mayonaise. Awalnya banyak anak-anak yang mengalami kesulitan dalam membuat sushi dan kami pun sigap membantu mereka .

Dan selanjutnya setelah itu kami makan bersama dengan anak-anak tersebut dan anak-anak terlihat senang dan antusias, dan kami mengajarkan kepada anak-anak untuk memberikan sushi terbaik kepada teman-temannya dengan cara menyuapi sushi terbaik tersebut ke temannya agar mereka belajar sedini mungkin untuk memberikan yang terbaik kepada sesamanya.

Dan kegiatan membuat sushipun menjadi penutup aktivitas  hari pertama kami mengajar anak-anak bimbel petak asem dan kamipun masih akan berjumpa minggu depan. Sebelum pulang kami mengajak anak-anak untuk membersihkan ruangan kelas.

Day 1 : Part 1 : Belajar dan Bernyanyi dalam bahasa Jepang

 


Nama : Andreas
Nim : 1701334383
Kelas : LC56

Pada tanggal 19 April 2015, saya dan teman kelompok saya dalam tugas CB : Interpersonal Development menuju Rumah singgah Bimbel Petak Asem, Jakarta Utara. Setibanya disana kami disambut hangat oleh Ci Lifun yang merupakan owner dari bimbel petak asem dan juga  anak-anak bimbel yang manis dan ramah. dan anak-anak yang ikut serta mayoritas masih berada di kelas 4-6 SD dan dihadiri sekitar 20 siswa-siswi. Dan kami pun memulai acara tersebut dengan mempersiapkan berbagai keperluan yang akan kami ajarkan kepada anak-anak . Dan kami megajar bahasa Jepang untuk anak-anak tersebut agar dapat menambah pengetahuan tentang kebudayaan terhadap negara sakura tersebut dan anak-anak pun terlihat antusias untuk belajar bahasa jepang. Kevin dan Josephine pun memulai mengajar anak-anak bimbel tersebut tentang bagaimana cara memperkenalkan diri dalam bahasa Jepang seperti contoh dibawah ini :
Hajimemashite,
Watashi-wa Andreas desu  
Yoroshiku onegai shimasu.
Yang artinya, halo, perkenalkan, nama saya Andreas, senang bertemu dengan anda. 


Dan kami pun menantang anak-anak tersebut untuk coba memperkenalkan diri dalam bahasa Jepang. Dan ada 2 murid yang berhasil memperkenalkan diri dengan baik dan kami pun memberikannya. hadiah . Dan selanjutnya kami mengajarkan anak-anak bimbel bernyanyi lagu Doraemon dan Meri-san yang dipandu oleh Kevin dan Josephine sambil berjoget bersama agar suasana lebih ceria. Dan anak-anak bimbel berhasil menyanyikan lagu Jepang tersebut dengan baik dengan penuh canda dan tawa.Dan dari belajar dan bernyanyi bahasa Jepang tersebut kami mencoba untuk melatih kepercayaan diri dari  anak-anak Bimbel petak asem dan mengajar mereka untuk lebih akrab dengan sesamanya.

Proposal Acara CB : Interpersonal Development

PROPOSAL ACARA
“ARIGATō (ありがとう)”
BINUS University
I.              LATAR BELAKANG
           
  
Jepang adalah salah satu negara di Asia yang sudah maju. Meskipun telah menjadi sebuah negara maju, warga Jepang tetap menghormati dan menjunjung tinggi nilai-nilai kebudayaan yang diturunkan dari leluhurnya. Selain itu, banyak hal luar biasa yang terdapat di Jepang, mulai dari sumber daya manusia, budaya, teknologi, kreativitas yang tinggi, bahkan sampai dunia hiburan. Oleh karena itu, kami sangat tertarik untuk mengajarkan beberapa pengetahuan tentang Jepang kepada anak-anak. Bukan hanya sekadar agar mereka ‘tahu’, tetapi agar mereka juga ‘mengerti dan memahami’ ilmu sederhana yang akan kami berikan kepada mereka untuk dijadikan sebagai hal yang berguna demi masa depan mereka kelak.
Tema kegiatan diambil dari bahasa Jepang, yaitu ‘ARIGATō’ yang artinya adalah ‘terima kasih’ dalam bahasa Indonesia. Mengapa ‘Arigatō’? Berdasarkan realita yang terjadi dewasa ini, anak-anak yang tumbuh di tengah derasnya arus globalisasi cenderung lebih egois dan individualis. Oleh karena itu, melalui kegiatan ini, kami menekankan terhadap tiga hal, yaitu bagaimana anak dapat selalu menjunjung rasa hormat kepada orang lain; peka terhadap lingkungan sekitar; dan selalu bersyukur dalam setiap waktu.
Dalam kegiatan ini, terdapat beberapa variasi acara yang berhubungan dengan budaya Jepang, yang diharapkan dapat memberikan pengetahuan baru kepada anak-anak di tengah derasnya arus globalisasi yang terjadi, agar setiap anak juga dapat menjadi lebih informatif mengenai hal-hal internasional dan belajar untuk mengadaptasikan dirinya di tengah masyarakat global. Melalui kegiatan yang variatif juga diharapkan anak-anak akan menjadi lebih kreatif, lebih termotivasi untuk lebih menggali pengetahuan baru, dan semakin banyak belajar.
II.           TUJUAN
Tujuan diadakannya acara “ARIGATō (ありがとう)” adalah:
1.      Memperkenalkan kebudayaan, kesenian, dan makanan Jepang.
2.      Mengajarkan anak-anak untuk selalu berterima kasih dan bersyukur atas apa yang ada.
3.      Meningkatkan kreativitas anak-anak melalui kegiatan-kegiatan yang diadakan.
4.      Memotivasi anak-anak untuk terus bersemangat dalam belajar.
5.      Meningkatkan rasa kepercayaan diri pada anak-anak.

III.        WAKTU DAN TEMPAT
·         Survei
Hari/tanggal          :  Jum’at, 10 April 2015
Waktu                    :  Pk. 13.00 – Pk. 15.00 WIB
Tempat                  :  Rumah Singgah Bimbel Petak Asem, Jakarta Utara
·         Belajar Bahasa Jepang & Membuat Sushi
Hari/tanggal          :  Minggu, 19 April 2015
Waktu                    :  Pk. 13.00 – Pk. 17.00 WIB
Tempat                  :  Rumah Singgah Bimbel Petak Asem, Jakarta Utara
·         Membuat Origami & Kartu Ucapan
Hari/tanggal          :  Minggu, 26 April 2015
Waktu                    :  Pk. 13.00 – Pk. 17.00 WIB
Tempat                  :  Rumah Singgah Bimbel Petak Asem, Jakarta Utara


IV.        SUSUNAN ACARA
          Pertemuan Pertama
         Pk. 13.00 – Pk. 13.20    : Perkenalan dan penjelasan tentang materi hari ini ( Belajar bahasa                  Jepang , bernyanyi dan Membuat Sushi )
Pk. 13.20 – Pk. 13.50    : Belajar memperkenalkan diri dan angka dalam Bahasa Jepang.
Pk. 13.50 – Pk. 14.20    : Belajar bernyanyi dalam Bahasa Jepang (Doraemon & Meri san )
Pk. 14.20 – Pk. 14.45    : Menari sambil bernyanyi
Pk. 14.45 – Pk. 15.10    : Bermain Games dengan menggunakan Bahasa Jepang
Pk. 15.10 – Pk. 15.25    : Panitia membagikan bahan dan alat untuk membuat sushi.
Pk. 15.25 – Pk. 16.25    : Panitia dan peserta belajar membuat Sushi dan makan bersama
Pk. 16.25 – Pk. 16.35    : Penutupan dari Ketua Panitia Pelaksana
Pk. 16.35 – Pk. 17.00    : Acara selesai. Panitia dan peserta membersihkan ruangan

Pertemuan Kedua
         Pk. 13.00 – Pk. 13.20    : Pembukaan dan penjelasan tentang materi hari ini (Melipat    origami              dan membuat kartu ucapan )
Pk. 13.20 – Pk. 13.35    : Membagikan bahan untuk keperluan melipat origami
Pk. 13.35 – Pk. 14.35    : Belajar melipat Origami (Bunga tulip, tikus dan kelinci)
Pk. 14.35 – Pk. 14.45    : Membagikan bahan dan alat untuk membuat kartu ucapan
Pk. 14.45 – Pk. 15.45    : Membuat kartu ucapan untuk orang tersayang
Pk. 15.45 – Pk. 16.00    : Bernyanyi lagu Doraemon dan Meri san (Bahasa Jepang)
Pk. 16.00 – Pk. 16.30    : Bermain Games  
Pk. 16.30 – Pk. 16.40    : Penutupan dengan berfoto-foto bersama

Pk. 16.40 – Pk. 17.00    : Acara selesai. Panitia dan peserta membersihkan ruangan
V.           PESERTA
Anak-anak Bimbel Petak Asem kelas 4-6 SD yang berjumlah ± 20 orang dengan latar belakang ekonomi kelas menengah ke bawah.
VI.        PENYELENGGARA
Mahasiswa/i BINUS University Kelas LC56 Kelompok Hotel Management
VII.     KEPANITIAAN
Nama
Jabatan
NIM
Josephine Chitra
Ketua Panitia Pelaksana
PIC Belajar Bahasa Jepang
1701304922
Stella Nathalia Ignacia
PIC Belajar Membuat Sushi
1701300893
Stephanie
PIC Belajar Membuat Sushi
1701300086
Vania Utami Sutisna
PIC Seni Membuat Kartu Ucapan
1701337271
Kevin Lee
PIC Belajar Bernyanyi
1701300426
Anatasia Lovenia
PIC Seni Melipat Origami
1701337952
Andreas
PIC Perlengkapan dan Dokumentasi
1701334383
VIII.  PENUTUP
Demikianlah proposal ini kami buat dengan harapan proposal ini dapat mendukung penyelenggaraan acara “ARIGATō (ありがとう)”. Kami berharap agar maksud dan tujuan positif kami dapat terlaksana dengan lancar dan banyak membawa manfaat bagi sesama. Atas perhatian Bapak/Ibu, kami mengucapkan banyak terima kasih.
Jakarta, 3 April 2015
Panitia Pelaksana Acara
“ARIGATō (ありがとう)”
Josephine Chitra
Ketua Panitia Pelaksana
Mengetahui,
Hermawan Winditya, S.Fil., M.Hum., M.Pd.
Dosen Pengajar